Asiknya Belajar Bahasa Arab

Menggeluti bahasa arab bukan hal yang membosankan bagi pribadi saya. Setiap masanya selalu memberikan kepemahaman baru, baik karena memang pikiran saya yang baru terbuka dewasa ini, ataupun karena metode penyampaiannya lebih memahamkan. Bisa jadi sebab keduanya yang saling berkaitan.

Asik bukan berarti suka apalagi mudah. Mempelajari ilmu nahwu dan shorof tak jauh beda dengan belajar matematika, penuh rumus dan kaidah. Padahal, salah satu alasan saya pindah dari sekolah dulu agar terhindar dari satu pelajaran itu, matematika. Syukur menekuni suatu bahasa tak lepas dari menggiati diri pada penyusunan kata-kata. Atau pemilihan diksi dan meletakkannya di ungkapan yang tepat. Setidaknya, ilmu balaghoh membuat saya lebih menikmati bahasa arab ini. 

.
Salah satu keasikan –bi idznillah– yang saya dapati dari mempelajari bahasa arab adalah  menghayati kandungan Al Quran. 

.
Kita tahu bahwa dalam ilmu nahwu, ada istilah yang namanya ma’rifah dan nakiroh. Ma’rifah biasa ditandai dengan keberadaan alif-lam, sedang nakiroh ditandai dengan adanya tanwin. Kita bisa lihat pada ayat Allah,

.
فإن مع العسر يسرا [] إن مع العسر يسرا [] 

.
Pada kata عسر terdapat alif-lam, dan kata يسرا terdapat tanwin. Dengan begitu kita tahu bahwa العسر adalah ma’rifah, dan يسرا adalah nakiroh. 

.
Dalam ilmu nahwu, ma’rifah berarti jelas (khusus) sedangkan nakiroh bermakna umum. Jadi jika kita mengatakan Al Umm, berarti seorang ibu yang itu (jelas dan khusus). Tapi ketika kita mengatakan Ummun, itu tandanya kita sedang mengatakan tentang ibu, siapa pun. 

.
Dengan begini kita paham, العسر yang berarti kesusahan hanya datang sebentar saja. Ia sedikit, dan jelas keberadaannya. Bisa kita katakan kesulitan hanya satu. Sedangkan dibalik itu semua ada يسرا yang berarti kemudahan, datang dengan makna luas. Itu artinya di mana-mana akan ada kemudahan. Ia tak berjumlah. Ia lebih banyak dari sekedar kesusahan. Dari sini, bukankah indah sekali cara Allah menghibur hamba-Nya? 

.
Melangkah ke keasikan selanjutnya, perhatikan ayat berikut,

.
إياك نعبد و إياك نستعين []

.
Dalam ilmu balaghoh ungkapan ini disebut qashr, atau mengkhususkan sesuatu. Yaitu dengan cara taqdiimu maa haqquhut ta’khiir, mengedepankan apa yang seharusnya diakhirkan. Dhamir maf’ul (kata ganti objek) ك biasanya diletakkan setelah kata kerja. Contoh أحبك, aku mencintaimu. Imbuhan -mu berada di belakang. 

.
Tapi mengapa pada ayat tersebut ك mendahului نعبد? 

.
Bisa saja kita menyusun kalimat نعبدك و نستعينك يا الله, yang berarti kami beribadah kepada-Mu dan meminta pertolongan pada-Mu Yaa Allah. 

.
Namun ungkapan di atas tidak lebih dari sekedar info atau kabar, bahwa kita beribadah dan meminta pertolongan Allah. Sedangkan melalui ayat kelima dari surat Al Fatihah itu, kita kembali pada istilah qashr yang berarti pengkhususan. Kita mengkhusukan Allah dalam segala hal, termasuk ibadah dan meminta pertolongan. 

.
Dari sini kita paham bahwa hanya kepada Allah kita beribadah dan hanya kepada-Nya kita meminta pertolongan. Tidak ada selain Ia yang berhak diibadahi dan dimintai pertolongan. Ada kepasrahan lahir batin yang kita serahkan, ada harapan kuat nan meninggi agar tersampainya pengakuan ubudiyah (penghambaan) kita. 

.
Dari bahasa Indonesia juga bisa kita bedakan, bukan? Ungkapan “Aku mencintaimu” dengan ungkapan “Hanya kamu yang aku cinta”, lebih puitis mana? Hehe. 

 
Seperti itulah Allah menyampaikan pesan-pesan cinta-Nya. Indah, anggun, dan berkesan sampai hati. 

.
Dan semoga keberadaan ilmu yang dipelajari menambah khosyah kita pada Allah. Sebab Ia telah berfirman, 

.
إنما يخشى الله من عباده العلمٓؤا (فاطر : ٢٨) 

.
Ini hanya beberapa contoh yang mungkin sudah pernah didapati sebelumnya oleh pembaca sekalian. Moga tidak menghilangkan kebermanfaatan nya. Terutama bagi pribadi ini.
Allahu a’lam bisshowab.

|| Jakarta, 18 Desember 2016 
Selamat hari Bahasa Arab sedunia! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: